Job Fair Kukar 2026 Resmi Dibuka, 20 Perusahaan Sediakan 370 Lowongan Kerja

img

Pembukaan Job Fair 2026 program Kukar Idaman Terbaik. (Kriz)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Bursa Kerja Tahun 2026 (Job Fair) Program Kukar Idaman Terbaik "Kukar Siap Kerja" resmi dibuka Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (14/7/2026). 

Sebanyak 20 perusahaan ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menyediakan sekitar 370 lowongan kerja, sementara proses rekrutmen dilakukan melalui walk-in interview selama dua hari.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan pada penyelenggaraan tahun ini, hasil proses rekrutmen tidak lagi menunggu waktu yang lama. 

Setelah tahapan wawancara selesai, perusahaan akan mengumumkan peserta yang lolos pada hari kedua pelaksanaan Job Fair, sehingga pencari kerja dapat segera mengetahui hasil seleksi.

Ia menyebut, skema tersebut diharapkan dapat mempercepat proses rekrutmen sekaligus memberikan kepastian kepada para pencari kerja.

"Job Fair tahun ini agak berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada saat pelaksanaan Job Fair kita sudah bisa mengumumkan berapa orang yang diterima bekerja," ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kesenjangan yang cukup besar antara jumlah pelamar dan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi. 

"Memang masih menjadi tantangan bagi kita karena antara jumlah pelamar dengan yang diterima masih terdapat selisih yang cukup besar," tuturnya.

Aulia menegaskan, evaluasi akan difokuskan pada penyebab banyaknya pelamar yang belum memenuhi kualifikasi perusahaan. 

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ketenagakerjaan pada penyelenggaraan Job Fair berikutnya.

"Kita akan mencari tahu di mana letak permasalahannya, sehingga pada pelaksanaan Job Fair berikutnya jumlah peserta yang lolos pemberkasan tidak berbeda terlalu jauh dengan jumlah pendaftar," ucapnya.

Ia berharap langkah tersebut mampu meningkatkan peluang masyarakat Kukar untuk memperoleh pekerjaan melalui program yang difasilitasi pemerintah daerah.

"Tentu kita berharap semakin banyak peserta yang dapat diterima bekerja melalui pelaksanaan Job Fair ini," tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distranaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan Job Fair tahun ini diikuti perusahaan dari berbagai sektor, mulai pertambangan, perkebunan, jasa penyedia tenaga kerja, ritel, pembiayaan, jasa komunikasi, penyedia makanan hingga penjualan kendaraan.

"Ada 20 perusahaan yang ikut berpartisipasi. Total lowongan ada kurang lebih 370 lowongan, sedangkan dari 1.176 pendaftar, sekitar 196 orang lolos seleksi administrasi atau pemberkasan dan mengikuti walk-in interview," jelasnya.

Menurutnya, sektor pertambangan menjadi yang paling diminati pencari kerja sekaligus menjadi sektor dengan jumlah perusahaan peserta terbanyak pada Job Fair tahun ini.

Ia menjelaskan, hasil dari wawancara nantinya  akan diumumkan pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. 

Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya masih harus menjalani tahapan lanjutan sesuai ketentuan masing-masing perusahaan, termasuk pemeriksaan kesehatan sebelum penempatan kerja.

"Paling tidak dari hasil pengumuman tersebut, sekitar 80 persen peserta yang lolos wawancara, insyaallah apabila memenuhi seluruh persyaratan, akan mendapatkan penempatan di salah satu dari 20 perusahaan tersebut. Namun biasanya masih ada dua sampai tiga tahapan lagi yang harus mereka jalani," ungkapnya.

Selain memfasilitasi penempatan kerja, Distranaker Kukar juga menyiapkan langkah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kompetensi. 

Program tersebut ditujukan bagi pencari kerja, terutama lulusan baru, yang belum memenuhi kualifikasi perusahaan.

"Yang belum memiliki kompetensi ini akan kita evaluasi. Kita rencanakan pada tahun 2027 akan ada pelatihan kompetensi, sehingga mereka yang belum berhasil di Job Fair tahun ini jangan sampai gagal lagi pada Job Fair berikutnya maupun melalui program Job Fair Every Day," pungkasnya. (kriz)